Minggu, 13 Februari 2011

lagu cinta

lagu cinta


Diputus Cinta, Seterika Bicara

Posted: 13 Feb 2011 05:48 PM PST

Diputus Cinta, Seterika Bicara. Kasus kekerasan terjadi di Purworejo. Hanya karena diputus cinta, seorang pemuda tega menyetrika kekasihnya. Akibat aksi nekat itu, paha si cewek mengalami luka permanen yang cukup untuk mengantar pelakunya duduk sebagai pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Purworejo.

Pemuda nekat itu bernama Dian Permana Putra, 18, warga Cangkrep Kidul, Kecamatan/Kabupaten Purworejo. Sedangkan kekasihnya sebut saja Melati, 16, warga Kledung Kradenan, Kecamatan Banyuurip Purworejo.

Dalam sidang yang digelar PN Purworejo, Kamis (10/2), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sarwo Edhi SH menuntut terdakwa dengan enam bulan penjara karena dianggap telah melanggar pasal 80 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2003.

Sarwo Edhi menyatakan, kejadian itu bermula ketika Melati mengutarakan niatnya untuk memutuskan hubungan dengan kekasihnya yang sudah dijalinnya sejak tiga tahun yang lalu, tepatnya pada 25 September 2011 pukul 17.00 di rumah Dian di Kelurahan Cangkrep Kidul.

“Karena tidak terima diputus sepihak, Dian tiba-tiba mengambil seterika panas yang baru saja digunakan untuk menyeterika. Seterika panas itu ditaruh di paha kekasihnya dan ditekan sehingga kulit pahanya melepuh,” katanya.

Akibat disetrika, Melati yang siswi sebuah SMA Negeri di Purworejo itu kemudian melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisan didampingi keluarganya. Dian yang juga masih duduk di bangku kelas II SMA swasta itu kini hanya bisa pasrah menunggu vonis hakim seminggu pekan depan.

jpnn.com Diputus Cinta, Seterika Bicara

Kalau Sudah Cinta, Semua Masalah Ada Solusinya?

Posted: 13 Feb 2011 05:47 PM PST

Kalau Sudah Cinta, Semua Masalah Ada Solusinya? Cinta itu segalanya. Dengan cinta, pasangan bisa mengatasi berbagai gesekan dalam hubungannya. Pandangan yang mungkin terkesan kuno ini bukan sekadar romantisme picisan. Cinta nyatanya memang punya kekuatan, karena cinta adalah bentuk penerimaan, kepedulian, romantisme, ikatan emosi, spiritual, saling berbagi yang hadir dalam sebuah hubungan berpasangan.

Butuh bukti? Saat konseling pranikah, pembahasan mengenai cinta lebih penting dan menjadi prioritas. Selanjutnya seks dan cara pasangan mengatur keuangan menjadi isu berikutnya. Mengapa? Karena pemahaman mengenai penerimaan, rasa peduli, romantisme inilah yang akan menguatkan pasangan suami istri dalam menjalani kehidupan rumah tangga nantinya. Setiap pasutri akan mengalami friksi, dan dengan pemahaman mengenai pentingnya cinta dalam relasi berpasangan akan menguatkan hubungan keduanya.

“Friksi dalam relasi pasangan menikah tetap ada, namun ada dasar yang pasangan pegang, ada sesuatu yang indah dan harus dipertahankan. Dengan memahami arti cinta saat konseling pranikah, saat menikah, pasangan bisa menikmati dan menjalankan pernikahan, dengan berbagai masalah yang datang,” jelas dr Heru Oentoeng, SpAnd, dokter spesialis andrologi, saat bincang-bincang di Klinik Angsamerah mengenai “Sex, Love and Human Brain”, Jumat (11/2/2011) lalu.

Contoh sederhana lain bisa menyontek film No Strings Attached mengenai hubungan teman tapi mesra (TTM) yang dijalani Adam (diperankan oleh Ashton Kucther) dan Emma (Natalie Portman). Pada akhirnya hubungan mereka berujung pada komitmen karena muncul cinta pada keduanya. Kisah ini memang hanya di film drama komedi, namun bukan berarti tak bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Boleh jadi Anda mengalami sendiri dalam kehidupan nyata.

Pada awalnya, seks menjadi penyatu hubungan perempuan dan laki-laki ini, namun pada akhirnya keduanya membutuhkan afeksi, bukan sekadar hubungan fisik. Keinginan saling menatap, memeluk, dan mengungkapkan perasaan menjadi kebutuhan. Kisah ini menjadi bukti perempuan dan laki-laki bisa menikmati seks tanpa cinta, namun akhirnya menyerah pada kekuatan cinta yang akan bertahan selamanya daripada sekadar kepuasan fisik.

Masih butuh bukti? Perhatikan saja bagaimana pasangan tetap bertahan meski salah satunya sakit bahkan lumpuh. Episode “Atas Nama Cinta” di Kick Andy beberapa waktu lalu menggambarkan bagaimana kekuatan cinta membuat pasangan menikah bertahan. Pernikahan adalah perjanjian untuk hidup bersama, saling menjaga atas nama cinta, termasuk bertahan ketika salah satu pasangan harus menerima kenyataan sakit berkepanjangan.

Pesan inilah yang ingin disampaikan acara bincang-bincang yang mendatangkan pasangan yang bertahan karena cinta. Seperti kekuatan Tari Menayang merawat suaminya, Victor Menayang, yang terserang stroke sejak 2005, dan belum pulih kesadarannya hingga kini. Begitupun dengan Tamy Ferrasta, istri dari presenter Ferrasta Soebardi alias Pepeng. Sejak 2005 Pepeng terserang penyakit multiple schlerosis, sebuah penyakit yang menggerogoti saraf pusat dan melumpuhkan badan. Alhasil enam tahun terakhir Pepeng menghabiskan waktunya di tempat tidur. Kedua perempuan ini, dengan cintanya, mendedikasikan waktu untuk merawat sang suami. Relasi berpasangan yang dibangun dengan fondasi kuat sebelum pasangan sakit menjadi kekuatan dalam menjalani kehidupan yang tidak biasa ini.

Pakar penyembuhan holistik dan praktisi yoga, Martine Cassagrande, menjelaskan pasangan bisa memandu otak menghadirkan cinta dalam hubungannya. Caranya dengan mengusahakan menjadi lebih baik lagi, menerima apa yang ada, dan melakukan perubahan.

“Anda yang mengontrol semuanya, dengan menerima dan melakukan perubahan agar hubungan lebih baik lagi,” jelas Martine. Sikap menerima pasangan menurutnya menjadi penting, karena meski menikah, baik suami maupun istri, bagaimanapun adalah individu yang berbeda.

Membangun perasaan cinta juga membutuhkan strategi, lanjutnya. Kiatnya, pasangan perlu saling mendengarkan, saling mengenali, dan menerima kepribadian masing-masing yang berbeda. Bahkan, hubungan cinta pun dibangun dengan negosiasi termasuk bernegosiasi dengan diri sendiri.

“Maafkan pasangan jika tak melakukan apa yang Anda inginkan. Suami tak harus selalu melakukan cara Anda, begitupun sebaliknya. Katakan kepada diri sendiri bahwa pasangan menyintai Anda meski dia tak melakukan apa yang Anda mau,” papar Martine. Memaafkan pasangan, meyakini bahkan mengatakan pada diri sendiri bahwa pasangan menyintai Anda saat si dia tak pernah mengungkapkan cinta, juga menjadi bentuk negosiasi lainnya.

“Jika Anda berhasil menjalani hubungan, dengan saling mendengatkan, Anda akan menikmati hubungan berpasangan yang menenangkan,” lanjutnya.

kompas.com Kalau Sudah Cinta, Semua Masalah Ada Solusinya?

6 Manfaat Cinta Bagi Kesehatan

Posted: 13 Feb 2011 02:14 AM PST

6 Manfaat Cinta Bagi Kesehatan. Apakah Anda sedang jatuh cinta? Menurut peneliti, rasa cinta adalah emosi murni yang tulus dan bisa menyehatkan tubuh. Benarkah?

Jatuh cinta bisa menyehatkan dengan syarat, harus stabil dan selalu merasa nyaman dengan hubungan cinta yang sedang dijalankan. Mau tahu manfaat perasaan cinta lainnya untuk kesehatan, berikut seperti dikutip dari Idiva.com

1. Anda lebih bahagia
“Berada dalam suatu hubungan memungkinkan tubuh Anda melepaskan hormon bahagia, yang membuat Anda selalu merasa baik,” kata psikolog klinis asal Mumbai, H’vovi Bhagwagar.

2. Kekebalan tubuh jadi lebih baik
Jatuh cinta akan memberikan dorongan kekebalan tubuh Anda. “Anda lebih tenang dan berpikiran positif, tentu ini menjadikan Anda tidak rentan terhadap pilek dan batuk,” kata H’vovi.

Sementara depresi atau perasaan sedih membuat Anda rentan terhadap serangan virus pilek dan flu.

3. Menghilangkan sakit dan nyeri
Berada dalam suatu hubungan yang stabil, memberikan Anda keamanan, sehingga dapat berbagi segala sesuatu yang Anda lewati. “Perasaan ini membantu Anda mengatasi rasa sakit dan nyeri yang lebih baik,” kata dr Dhwanika Kapadia.

Pasangan akan memotivasi Anda dan membantu melewati rasa sakit atau nyeri yang menyerang.

4. Meningkatkan konsentrasi
Pasangan yang saling mencintai dan peduli memungkinkan Anda memberikan yang terbaik. Hal ini memungkinkan Anda berkonsentrasi pada pekerjaan Anda. Dengan demikian bisa meningkatkan kinerja Anda.

“Ketika Anda bahagia, daya kretivitas akan semakin meningkat,” kata H’vovi. Apalagi jika satu sama lain saling memotivasi, ini akan menjadi hal yang jauh lebih baik. Tak hanya untuk hubungan tapi juga kesuksesan kerja.

5. Siklus haid jadi teratur
Siklus menstruasi tergantung pada berbagai hal, seperti kesehatan dan gizi. Stres merupakan faktor penting juga. “Wanita dalam hubungan jangka panjang cenderung merasa tertekan. Namun dengan adanya perasaan cinta yang stabil akan membuat siklus haid teratur,” kata H’vovi.

6. Terhindar dari stres
Wanita yang sudah menikah atau mereka yang telah memiliki kekasih, kemungkinan merasa cemas atau memiliki masalah sepele sangat sedikit. Mereka tahu bahwa mereka memiliki pasangan yang saling memahami satu sama lain dan merasa saling memiliki.

“Rasa memiliki menjadi sistem pendukung, membantu Anda menangani masalah dengan mudah,” kata Dhwanika. Hal ini membuat stres berkurang dan risiko tekanan darah tinggi juga rendah, termasuk ketegangan dan migren.

vivanews.com 6 Manfaat Cinta Bagi Kesehatan

Pencarian cinta terbanyak yang masuk ke sini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar